Defining the Limits of Aiding and Abetting in Human Trafficking Offenses

A Victim Protection Perspective on High Court Decision No. 52/Pid.Sus/2024/PT Mam

Authors

  • Indy Kanaishia Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Rugun Romaida Hutabarat Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46924/jihk.v8i1.477

Keywords:

Human Trafficking, Aiding and Abetting, Criminal Liability, Victim Protection

Abstract

Human trafficking is a transnational organized crime that poses a serious threat to human rights and frequently involves multiple actors with varying degrees of participation, including accomplices (medeplichtigheid). However, the legal interpretation of aiding and abetting and the corresponding scope of criminal liability continue to present challenges in law enforcement practice. This study aims to analyze the legal determination of aiding and abetting in human trafficking offenses under Indonesian criminal law and to formulate the limits of criminal liability for individuals who fulfill this element, while emphasizing victim protection as a primary objective. The study employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case-based approaches. The findings indicate that aiding and abetting in human trafficking requires the existence of actual assistance, intentional participation, and a functional connection between the assistance provided and the exploitation of the victim. Criminal liability should therefore be assessed based on the degree of culpability and the extent of an accomplice’s contribution to the trafficking network. The study concludes that clearer legal standards regarding aiding and abetting can strengthen efforts to combat human trafficking while enhancing the protection, recovery, and fulfillment of victims’ rights.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Journals

Adelia Elvizar Ramadhani and Herma Setiasih. “Perlindungan Hukum Korban Perdagangan Perempuan Dan Anak Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007.” Jurnal Hukum Dan Keadilan 12, no. 2 (2023): 32–52. https://doi.org/10.55499/judiciary.v12i2.211.

Adi Purwo Nugroho, Juanrico Alfaromona Sumarezs Titahelu, and Julianus Edwin Latupeirissa. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang.” Bacarita Law Journal 3, no. 2 (2023): 92–102. https://doi.org/10.30598/bacarita.v3i2.8628.

Akhirudin Akhirudin and Ariawan Gunadi. “Tinjauan Hukum Mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang.” Jurnal Hukum Lex Generalis 5, no. 10 (2024): 1–11. https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i10.1015.

Bouk, Apriana M., Rudepel Petrus Leo, dan Darius Antonius Kian. “Modus Operandi, Upaya Penanggulangan Serta Hambatan Tindak Pidana Perdagangan Orang Khususnya Anak di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Syntax Admiration 4, no. 8 (2023): 1365–80. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i8.674.

Corthay, Eric. “The Identification of Victims of Human Trafficking: Definition, Challenges and States’ Obligations.” Indonesian Journal of International Law 16, no. 2 (2019): 235–72. https://doi.org/10.17304/ijil.vol16.2.752.

Damayanti, Army, Sumiadi Sumiadi, and Muhammad Nur. “Perlindungan Hukum Bagi Korban Anak Dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang: Studi Putusan Nomor 1824/Pid.Sus/2023/PN Mdn.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 8, no. 3 (2025): 1–19. https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.21842.

Eko Budi S. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Indonesia Dan Malaysia.” Wancik Wancik 4, no. 2 (2020): 261–75. https://doi.org/10.33087/wjh.v4i2.246.

Fansuri, Rayhan Fiqi, dan Juan Matheus. “Enforcement of Human Rights through Criminal Law Against Environmental Destruction Due to Batik Industry Activities.” Indonesian Journal of Criminal Law Studies 7, no. 2 (2022): 291–316. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ijcls.v7i2.

Gloria, Gabriel, dan Jeane Neltje. “Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Hukum Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Terhadap Barang yang Tidak Sampai.” Jurnal Hukum Adigama, 3, no. 2 (2020): 944–66.

Hafizah, Annisa, Madiasa Ablisar, dan Rafiqoh Lubis. “Asas Legalitas dalam Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Islam.” Mahadi: Indonesia Journal of Law 1, no. 1 (2023).

Islam, Fajar Dimas Nur, Galang Vergiawan, dan Fedro Hans Nobuala Zaluchu. “Upaya Penanggulangan Perdagangan Orang di Indonesia: Tinjauan terhadap Kebijakan dan Kinerja Pemerintah.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7, no. 2 (6 Februari 2024): 1961–71. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3332.

Ismaidar, Ismaidar, dan Arnovan Pratama Surbakti. “Politik Hukum Pidana di Dalam Pelaksanaan Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang ( Human Trafficking ) di Indonesia.” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 1 (2024): 6517–6533. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8603

Mu’awanah, Yayatul, Nilam Cahya Listyani, Bayu Aditya Saputra, dan Ilman Ibrahim. “Tindak Pidana Perdagangan Orang: Analisis Filosofis, Yuridis, dan Sosiologis dalam Perspektif Hukum Indonesia.” Jurnal Ilmu Multidisiplin 3, no. 2 (2025): 367–77. https://doi.org/10.53935/jim.v3.i2.64.

Natalia, Natalia, Setyo Widagdo, Milda Istiqomah, and Dhiana Puspitawati. “Criminal Liability and the Non Punishment Principle for Trafficking Victims in Indonesia.” Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan 14, no. 1 (2026): 107–21. https://doi.org/10.29303/ius.v14i1.1820.

Nuripansah, Jauhari D. Kusuma, dan Ika Yuliana Susilawati. “Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO (Studi Di Wilayah Polres Lombok Tengah).” Unizar Recht Journal (URJ) 2, no. 4 (29 Desember 2023): 563–73. https://doi.org/10.36679/urj.v2i4.155.

Nuryasfa, Aldi, dan Lidia Rina. “Penerapan Sanksi Pidana Dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang.” PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora 4, no. 3 (26 Maret 2025): 4027–36. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8514.

Okta Rifo Fauziyah and Yana Indawati. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang: Studi Kasus Di Polrestabes Surabaya.” Referendum: Jurnal Hukum Perdata Dan Pidana 2, no. 3 (2025): 49–60. https://doi.org/10.62383/referendum.v2i3.1083.

Owairan, Muhammad. “Undang - Undung No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Manusia.” Jihad: Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi 4, no. 2 (2022): 36–42. https://doi.org/10.58258/jihad.v4i2.4164.

Retno Andriany Susilo. Kebijakan Perlindungan Hukum Bagi Anak Korban Trafficking Dalam Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. 2013, 1–27.

Retnowati Boong, Vicariya, and Mariana Mugiono. “Penerapan Unsur Kesengajaan Pasal 2 UU TPPO Terhadap Perekrut Sebagai Dasar Pertanggunjawaban Pidana.” Journal of Contemporary Law Studies 2, no. 4 (2025): 403–12. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i4.4811.

Rina Susanti, Jayanti Kurnia, and Desi Fuji Lestari. Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Perspektif Hukum Nasional Dalam Penegakan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 JPM. 2, no. 1 (2025): 1–12.

Saktiawan, Pratolo, Novritsar Hasitongan Pakpahan, Didit Darmawan, Arif Rachman Putra, and Ahmad Zidan Rizki Almubarok. “Pembantuan Dalam Hukum Pidana Indonesia: Analisis Pasal 56 KUHP Dan UU No. 1 Tahun 2023.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 4 (2023): 8257–69. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20843.

Simbolon, Christina Imelda, dan Roida Nababan. “Implementasi Perlindungan Hukum terhadap Korban Perdagangan Orang Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007.” Judge : Jurnal Hukum 6, no. 07 (2026): 2093–2100. https://doi.org/10.54209/judge.v6i07.2095.

Sitania, Lourensy Varina, dan Eko Suponyono. “Akomodasi Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Dalam Aspek Hukum Internasional dan Nasional.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 2, no. 1 (2020): 38–54. https://doi.org/10.14710/jphi.v2i1.38-54.

Thesis

Aviandro Silalahi. “Kajian Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang Yang Dilakukan Secara Bersama-Sama Ditinjau Dari Undang-Undang No. 21 Tahun 2007: Studi Putusan Nomor 1118/Pid.Sus/2018/PN-Mdn.” Universitas Medan Area, 2022. https://repositori.uma.ac.id/jspui/bitstream/123456789/18449/2/158400147%20-%20Aviandro%20Silalahi%20-%20Fulltext.pdf.

Prayitno Iman Santosa. “Pertanggungjawaban Tindak Pidana Korupsi Menurut Ajaran Dualistis.” Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, 2012.

Books

Chairul Huda. Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. 1st ed. Kencana Prenada Media Group, 2006.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. 19 ed. Jakarta: Prenada Media Group, 2019.

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 1984.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Defining the Limits of Aiding and Abetting in Human Trafficking Offenses: A Victim Protection Perspective on High Court Decision No. 52/Pid.Sus/2024/PT Mam. (2026). JIHK, 8(1), 309-323. https://doi.org/10.46924/jihk.v8i1.477