Implementation of Special Correctional Telecommunication Services in Safeguarding Inmates’ Communication Rights

Authors

  • Endang Ismindari Universitas Terbuka, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.46924/jihk.v8i1.500

Keywords:

Communication Rights, Inmates, Correctional Telecommunications, Human Rights, Correctional Institutions

Abstract

The fulfillment of inmates’ communication rights is a fundamental aspect of human rights protection within Indonesia’s correctional system under Law No. 22 of 2022 on Corrections. This study examines the legal basis and implementation of the Special Correctional Telecommunications Service (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan or Wartelsus) at the Class I Surabaya Correctional Institution. Using an empirical legal research design with a socio-legal approach, data were collected through observations, semi-structured interviews, document analysis, and a review of relevant legal literature. The findings indicate that Wartelsus has been implemented in accordance with statutory regulations through standardized procedures, effective supervision, and equitable access policies, including complimentary communication vouchers for economically disadvantaged inmates. The study concludes that Wartelsus effectively safeguards inmates’ communication rights while supporting rehabilitation, social reintegration, institutional security, and the broader protection of human rights within Indonesia’s correctional system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Journals

Agung, Praja Ganda, Reza Seby Alfikri, Muhammad Azizul Fajri, and Ganefi Ganefi. “Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Fungsi Pembinaan Dan Pengamanan Oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu.” Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan 2, no. 1 (2025): 280–84.

Ananda, Arsyanika Nhayla, Amelia Saputri, and Ganefi Ganefi. “Analisis Normatif Hak-Hak Warga Binaan Dalam Sistem Pemasyarakatan Indonesia: Tinjauan Terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Dan Prinsip-Prinsip Hukum Pidana.” Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan 2, no. 1 (2025): 274–79.

Budiarti, Fajarina, Hani Irhamdesetya, and Arista Candra Irawati. “Urgensi Kesadaran Digital Dalam Mewujudkan Ruang Aman Melalui Literasi Digital Dan Penerapan Proporsional Undang-Undang ITE.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 7, no. 1 (2026): 142–51. https://doi.org/10.55357/is.v7i1.1166.

Firmansyah, Hafidh Muhammad, and Budi Priyatmono. “Pemenuhan Hak Ketenagakerjaan Narapidana Melalui Produksi Plastic Injection Moulding Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 4 (2025): 5637–50. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.2162.

Fitria, Tanisa Aziza, Djayeng Turano Gunade, and Anna Mariyati. “Efektivitas Program Reintegrasi Sosial Narapidana Melalui Pembebasan Bersyarat (PB) Di Balai Pemasyarakatan Kelas II Amuntai.” Jurnal Kebijakan Publik 2, no. 2 (2025): 1088–97.

Hasibuan, Nadia Novitri, Abdul Rahman Maulana Siregar, Dio Dera Darmawan, and Musannif Musannif. “Analisis Penalaran Hukum Petugas Pemasyarakatan Dalam Pemenuhan Hak Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai.” Judge: Jurnal Hukum 6, no. 6 (2026): 1905–12. https://doi.org/10.54209/judge.v6i06.2029.

Hikmah, Siti Dewi, and Zally Ardhita. “Efektivitas Program Pembinaan Dalam Proses Reintegrasi Sosial Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember.” Formula: Jurnal Administrasi Publik 2, no. 2 (2025): 96–111. https://doi.org/10.56013/fml.v2i2.4481.

Knoepffler, Nikolaus, and Martin O’Malley. “Dignité Humaine: Principe Régulateur Et Valeur Absolue.” Droit, Santé et Société 21, no. 3 (2010). https://doi.org/10.54695/dss.21.03.2634.

Kurniawan, Andi, and Fauzi Irnafa Akbar. “Pemanfaatan Layanan Wartel Khusus Warga Binaan Pemasyarakatan Berbasis Video Call Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor.” Jurnal Hukum Respublica 23, no. 1 (2023): 69–86. https://doi.org/10.31849/respublica.v23i01.17171.

Nurhidayat, Ipan. “Prinsip-Prinsip Good Governance Di Indonesia.” Journal Education and Government Wiyata 1, no. 1 (2023): 40–52. https://doi.org/10.71128/e-gov.v1i1.5.

Viani, Griselda Okta, Helsa Aprilia H. Mamud, and Tiara Tiara. “Etika Administrasi Kepegawaian Dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Analisis Profesionalisme ASN Pada Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah.” Jurnal Manajemen Kewirausahaan Dan Teknologi 2, no. 4 (2025): 186–208. https://doi.org/10.61132/jumaket.v2i4.1078.

Wahid, Nirfan Abdul, Muchammad Catur Rizky, and Tuti Herningtyas. “Implementasi Pemenuhan Hak Asimilasi Bagi Warga Binaan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya.” Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora 5, no. 2 (2025): 1557–66. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.7219.

Windri, Age, Muhamad Calvin Yulvansyah, and Aliya Perawita. “Tinjauan Yuridis Pemenuhan Hak Warga Binaan Narkotika Berdasarkan Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan Dirumah Tahanan Negara Kelas IIB Kota Bengkulu.” Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan 2, no. 3 (2026): 625–31.

Yustiana, Yustiana, Muhammad Yunus, and Sarmila Sanjaya. “Implikasi Hukum Atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan Terhadap Pemenuhan Hak Warga Binaan Khususnya Pembinaan Dan Asimilasi Pada Narapidana Dengan Kasus Narkotika Dan Over Capacity Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sen.” Legal Journal of Law 2, no. 1 (2023): 91–105.

Thesis

Iswandi, Iswandi. “Implementasi Pemenuhan Hak Warga Binaan Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan Di Lapas Kelas IIA Palopo.” Universitas Islam Negri, 2026. https://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/12236/.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Implementation of Special Correctional Telecommunication Services in Safeguarding Inmates’ Communication Rights. (2026). JIHK, 8(1), 800-814. https://doi.org/10.46924/jihk.v8i1.500