WANPRESTASI DISERTAI PELAKSANAAN HAK RETENSI PADA PERSERO PEGADAIAN CABANG BIAK

  • AHMAD M.ABDULLAH STIH BIAK PAPUA
Keywords: Hak Retensi, Wanprestasi.

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana tindakan yang dilakukan oleh Persero Pegadaian Cabang Biak apabila debitur wanprestasi dan 2. Apakah kendala- kendala yang dihadapi oleh Persero Pegadaian Cabang Biak dalam pelaksanaan hak Retensi serta upaya penyelesaiannya.

       Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan metode penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di Persero Pegadaian Cabang Biak Selain itu, penulis juga menyebarkan kuesioner responden ke beberapa nasabah Persero Pegadaian Cabang Biak dan mewawancarai pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan masalah yang dibahas.

       Hasil yang diperoleh penulis dari penelitian ini, antara lain: 1. Tindakan yang dilakukan oleh Persero Pegadaian Cabang Biak apabila debitur wanprestasi yaitu secara lelang. Lelang dilakukan apabila nasabah sudah tidak mampu memperpanjang atau menebus barang yang digadaikan. Dilaksanakan setelah jatuh tempo 120 hari atau 4 bulan dari tanggal kredit. Adapun prosedur lelang adalah Pemberitahuan lelang, Persiapan lelang, pelaksanaan lelang, dan hasil lelang. 2. Kendala-kendala yang dihadapi persero pegadaian dalam pelaksanaan hak retensi pada Persero Pegadaian Cabang Biak yaitu : benda yang digadaikan bukan milik debitur, benda yang digadaikan rusak dalam penyimpanan, tidak adanya kesepakatan ganti kerugian antara debitur dengan Persero Pegadaian dan Penyelesaian terhadap permasalahan yang dihadapi yaitu pihak persero pegadaian akan menyerahkan benda hasil penggelapan ke pengadilan bila diketahui benda curian, menanggung semua kerusakan apabila terjadi sesuatu keadaan yang tidak diduga.

Published
2020-10-22