PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DESERSI ANGGOTA TNI

  • Devi Supusepa STIH BIAK PAPUA
Keywords: desersi, pertanggungjawaban pidana, anggota TNI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana desersi oleh anggota TNI dalam peraturan hukum di Indonesia dan pertimbangan hakim dalammenyelesaikan tindak pidana desersi serta upaya-upaya yang dilakukan untukmenanggulangi tindak pidana desersi yang dilakukan oleh anggota TNI. Jenis pendekatanyang digunakan penulis adalah metode pendektan kualitatif Teknik analisis data yangdigunakan yaitu model analisis interaktif.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis di Pengadilan Militer  III-12 Surabaya, diperoleh hasil bahwa pertanggungjawaban pidana berkaitan erat denganpenjatuhan pidana sebagai sanksi hukum kepada pelaku tindak pidana. Macam-macampenjatuhan pidana untuk perkara desersi adalah pidana utama yang terdiri dari pidana mati, pidana penjara, dan pidana tambahan yang terdiri dari pemecatan  dari  dinas militer,  penurunan  pangkat,  pencabutan  hak-hak   tertentu.Pertimbangan hakim mengenai suatu penilaian untuk menentukan masih layak atautidaknya anggota TNI untuk dipertahankan dalam kehidupan masyarakat militer pada tindak pidana desersi yaitu lamanya waktu anggota TNI tersebut melakukan tindak pidana desersi, latar belakang tindak pidana desersi, dan cara berakhirnya desersi misalnya ditangkap atau menyerahkan diri. Faktor-faktor penyebab tindak pidana desersi yaitu faktor ekonomi, sosial, dan psikis. Upaya penanggulangan tindak pidana desersi terdiridari upaya yang bersifat preventif dan upaya yang bersifat represif.

Published
2020-09-17