PENYELESAIAN TANAH SENGKETA TAPAL BATAS KABUPATEN BIAK DAN SUPIORI

  • Hamzah Toatubun STIH BIAK PAPUA
Keywords: Penyelesaian Sengketa, Batas Wilayah

Abstract

Sebagai kesatuan masyarakat hukum  batas wilayah  adalah  sangat  menentukan untuk kepastian hukum bagi pemerintah dan masyarakat dalam melakukan interaksi hukum. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana bentuk penyelesaian yang telah dilakukan pemerintah   dalam  upaya  penanganan   sengketa tapal   batas   wilayah   antara   Kabupaten    Biak Numfor dan Supiori dan bentuk penyelesaian sebagai   alternativ   yang   efektif   dalam penyelesaian  sengketa  tapal  batas  antara Kabupaten Biak Numfor dan Supiori Papua.

Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten  Supiori. Pengumpulan  data dilakukan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Data kemudian   dianalisis   dengan   analisis   kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk penyelesaian  sengketa  yang dapat di identifikasi sebagai upaya pemerintah untuk menyelesaikan sengketa  tapal  batas  wilayah  antara  Kabupaten Biak   Numfor   dan   Kabupaten   Supiori   Papua dalam kenyataannya yaitu melalui penyelesaian secara  nonlitigasi,  dengan  melakukan  negosiasi dan upaya mediasi  antar kedua pemerintah  yang terkait.

Hasil yang diperoleh adalah menunjukan bahwa bentuk penyelesaian  sengketa  yang dapat di identifikasi sebagai upaya pemerintah untuk menyelesaikan sengketa  tapal  batas  wilayah  antara  Kabupaten Biak   Numfor dan Kabupaten Supiori Papua dalam kenyataannya yaitu melalui penyelesaian secara  nonlitigasi,  dengan melakukan negosiasi dan upaya mediasi  antar kedua pemerintah  yang terkait. Meskipun telah menempuh jalur negosiasi dan mediasi namun belum menemukan output berupa  suatu  kesepakatan   karena  belum sepenuhnya mengikuti kaidah dan prinsip pelaksanaan negosiasi dan mediasi yang ideal. sehingga, perlu diadakan penyempurnaan dalam proses negosiasi dan negosiasi nantinya. 

Published
2020-08-20