DAMPAK MINUMAN KERAS DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR BIAK NUMFOR

  • james simanjuntak STIH BIAK PAPUA
Keywords: Tindak Pidana Penganiayaan, Upaya Penanggulangan.

Abstract

Penelitian ini bertempat di Kantor Kepolisian Resort Biak Numfor dengan maksud untuk mengetahui bentuk penganiayaan akibat pengaruh minuman beralkohol. Selain itu untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum dalam menaggulangi tindak pidana penganiayaan akibat pengaruh minuman beralkohol di Kabupaten Biak Numfor.

 Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum (yuridis) dengan pendekatan yuridis empiris dan yuridis normatif.   

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Secara normatif bentuk-bentuk yang terjadi akibat pengaruh minuman beralkohol (1) biasa;  (2) ringan;  (3) berencana berencana;  (4) berat berat;  (5) rencana berat berencana;  (6) penelitian dengan cara dan terhadap orang berkualitas yang memberatkan;  (7) turut serta dalam penyerangan dan perkelahian.  Secara empiris, perasaan yang terjadi cenderung mengikuti 2 (dua) bentuk seperti itu;  (1) Penganiayaan ringan, dan (2) Penganiayaan berat.  Bentuk penanggulangan yang dilakukan antara lain secara preventif (pencegahan), yaitu upaya penanggulangan yang dilakukan sebelum tindak pidana yang terjadi berupa pembinaan masyarakat dan  pemantauan peredaran minuman beralkohol. Penanggulangan secara  represif rujukan (penindakan), yaitu merupakan upaya penegakan hukum.  Meskipun demikian, penyelesaian penyelesaian kejahatan dalam bentuk represif ini oleh Kepolisian Resor Biak Numfor untuk ditujukan pada kasus-kasus yang sebanding dengan penyelesaian kasus yang relatif ringan diselesaikan secara kekeluargaan dengan catatan pihak setuju.

Published
2020-07-14